Natal UKI

Suasana perayaan natal universitas kristen indonesia

We wish you a merry christmast.. We wish you a merry christmast.. We wish you a merry christmast, dan happy new year. Begitulah salah satu lagu yang terdengar pada perayaan Natal Keluarga Besar Universitas Kristen Indonesia, Jumat 16 Desember, di Aula UKI Cawang, Jakarta.
Perayaan Natal kali ini tentulah berbeda. Mengambil tema, Bangsa yang Berjalan di Dalam Kegelapan Telah Melihat Terang yang Besar (Yesaya 9 : 1a), dengan sub tema Terang Kristus Memberi Harapan Bagi Sivitas Akademika UKI (Yesaya 9 : 1-6). Sebagai pelayan Firman, Pdt Maxie M Rumangit mengungkapkan tentang sosok Yesus sebagai kebenaran yang sejati.


“Yesus adalah kebenaran, tidak ada kebenaran sejati selain milik Yesus. Kebenaran manusia ialah ketika kita dibenarkan dan dimenangkan dari dosa. Dan itu dibenarkan hanya di dalam Yesus,” sampainya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Pdt Maxie menyampaikan, kalau kita berjalan dalam terang, di dalam bidang profesi apa saja, maka kita akan terus dituntun Tuhan. Karena Ia adalah penuntun dalam hidup kita dan kita tidak perlu takut terhadap apapun lagi,” tuturnya.
Berbicara mengenai terang, katanya, kalau Yesus adalah sumber terang, maka kita adalah sebagai reflektor terang. Kita dipakai sebagai agen kebenaran dan agen terang bagi sekeliling kita. Ia menambahkan, kita juga dipakai untuk menjadi agen pembaharuan bagi Indonesia karena Dia mengasihi Indonesia.
“Allah mengasihi Indonesia. Meskipun di tengah kondisi bangsa seperti sekarang ini, tidak ada yang tidak bisa berubah kalau kita ada di dalam Tuhan. Karena itu, perlu disiplin, kerja keras, dan fokus terhadap apa yang jadi kehendak Tuhan. Selamat menyambut Natal dan Tahun Baru, “ pesannya di akhir pemberitaan Firman.
Sementara itu, Rektor UKI, Maruli Gultom dalam sambutannya mengatakan, sebagai orang Kristen, pergumulan yang dihadapi tentu tidaklah mudah. Karena pergumulan orang kristen, ungkapnya, bukan hanya soal kebutuhan hidup, melainkan bagaimana orang kristen menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang baik dan benar.

“Pengharapan adalah salah satu anugrah Allah. Dalam pergumulan hidup kita selalu ada anugerah dan pengharapan. Melalui momen natal 2011 ini, saya menyampaikan kepada seluruh warga UKI, bahwa kita haruslah selalu berharap kepada Kristus yang merupakan sinar pengharapan bagi seluruh umat percaya. Selamat merayakan Natal 2011 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2012 dengan penuh harapan di dalam Tuhan,” ucapnya.
Perayaan Natal Keluarga Besar UKI tersebut ternyata mengundang antusiasme civitas akademika UKI datang memenuhi ruang aula. Tak cukup menampung jemaat yang datang, sebagian jemaat pun rela berdiri di area belakang untuk merayakan Natal bersama. Kurang lebih sekitar 1000 orang yang tergabung dari pimpinan universitas, fakultas, karyawan, dosen dan mahasiswa menghadiri perayaan kali ini.
Acara semakin meriah dengan persembahan pujian dari Triniti Choir and Percussion Music bersama Bornok Hutauruk, paduan suara mahasiswa (PSM) UKI, Fisipol Choir, paduan suara karyawan UKI, PSM FK dan Oratorium Natal bersama Teater Mahasiswa Sastra UKI serta Etnic Dance.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penganugrahan penghargaan lomba hias ruangan. Lomba hias ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Natal yang digelar. Kegiatan itu dirangkai dengan acara Christmas Carol, ibadah PA, kunjungan dan pengobatan gratis di Bogor. (OR/Nad/Dav)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: